Tips Ketika Mesin Mobil Overheat

Seperti yang telah kami uraikan pada penyebab mesin mobil overheat, pengemudi atau pemilik kendaraan jarang sekali melihat temperatur gauge yang ada pada instrument dashboard saat mengemudi, padahal hal tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi temperatur mesin dan mencegah terjadinya overheating.
Temp gauge

Pada gambar disamping, diperlihatkan temperatur gauge yang biasanya berdekatan dengan fuel gauge. Pada kondisi mesin dingin jarum berada di bawah, saat temperatur kerja mesin 80-90 derajat celcius posisi jarum berada di tengah atau sedikit dibawahnya. Hal yang perlu dilakukan adalah ketika jarum temperatur naik mendekati maksimal, yang berarti terjadi overheat pada sistem pendingin.
Jika pengemudi tidak melihat pada temperatur gauge, dapat terjadi Ekstrim Overheat yang mengakibatkan mesin mati mendadak, sampai Engine Jammed yang membuat kerusakan parah pada bagian mesin mobil.


  1. Tepikan kendaraan anda segera, jika mesin masih hidup, JANGAN MATIKAN MESIN !!! Biarkan mesin hidup dalam kondisi idle selama 5 sampai 15 menit. Buka kap mesin, hati-hati terhadap uap panas dari radiator, JANGAN MEMBUKA TUTUP RADIATOR !!!. Suhu air pendingin sangat panas melebihi 100 derajat celcius dapat menyembur jika tutup radiator dibuka.
  2. Matikan mesin dan tunggu hingga temperatur menurun kurang lebih 30 sampai 60 menit. Sambil menunggu mesin sedikit dingin lakukan pemeriksaan pada bagian bagian yang mungkin menjadi penyebab mesin overheat, seperti kipas radiator, penggerak kipas (V-belt) dan kemungkinan adanya kebocoran air. Untuk kipas electric dapat diperiksa dengan memutar kunci kontak pada posisi "ON" pada saat mesin masih panas, jika kipas berfungsi baik maka kipas akan berputar meskipun mesin tidak dalam kondisi hidup.
  3. Setelah menunggu mesin dingin buka tutup radiator. Gunakan lap tebal yang dibasahi dengan air, buka tutup secara perlahan. Jika terdengar atau terasa ada uap panas yang keluar, biarkan terlebih dahulu habis, kemudian buka tutup radiator sepenuhnya.
  4. Periksa kondisi air pendingin didalam radiator dan tabung reservoir. Tambahkan air kedalam radiator jika kurang, dan pastikan air dalam tabung reservoir cukup. PERINGATAN !!! : Jangan menambahkan air kedalam radiator pada saat suhu/temperatur mesin masih panas, hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada cylinder head mesin.
  5. Setelah menambah air kedalam radiator, periksa sekali lagi kemungkinan adanya kebocoran air pada sistem pendingin, biarkan tutup radiator terbuka. Pada posisi tutup radiator terbuka starter mesin, perhatikan apakah air menyembur dari radiator atau tidak. Jika air dari radiator menyembur berarti telah terjadi kerusakan pada mesin, anda masih dapat melanjutkan perjalanan namun harus cermat memantau suhu mesin, jika terjadi gejala overheat tepikan dan matikan mesin, tunggu sampai suhu normal kemudian lanjutkan perjalanan, atau, hubungi bengkel terdekat demi keamanan.
Demikian tips menghadapi mesin mobil overheat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Ketika Mesin Mobil Overheat"