Kerusakan Extrim Transmisi

Lama gak posting, gara-gara mengurus hobi baru Sang Kelinci dan Ayam Bangkok.
Saat lihat-lihat picture di Hp menemukan file lama yang sempat di ambil saat turun Transmisi Panther. Pada saat itu pemilik kendaraan melaporkan kerusakan mobil mogok dan sama sekali tidak bisa bergerak meskipun posisi transmisi netral. Ada dua kemungkinan kerusakan, bisa gardan (differential) atau persneleng (transmisi). Untuk mengetahui dimana kerusakan sekaligus menarik (derek) mobil ke bengkel cukup mudah. Tinggal lepas kople (propeler shaft). Jika mobil bisa bergerak dengan  kople dilepas berarti kerusakan bukan pada gardan, tapi pasti pada transmisi.

 Dan benar, setelah dilakukan pembongkaran (overhaul transmisi), di dapat kerusakan extrim pada transmisi. 
Kerusakan terjadipada gigi 2 dan gigi 3 serta counter gear.

Penyebab kerusakan transmisi :
Kemungkinan penyebab kerusakan pada transmisi adalah kurangnya oli pelumas transmisi. Kebocoran pada seal belakang transmisi menyebabkan oli transmisi keluar sedikit demi sedikit. Karena tidak di kontrol sampai oli transmisi habis. Tanpa Oli transmisi maka kerja gigi-gigi yang ada di dalam transmisi terganggu, terutama needle bearing yang merupakan komponen yang sangat perlu memerlukan pelumasan. Kemungkinan needle bearing gigi no 3 macet, sehingga gigi no 3 tidak dapat berputar bebas pada main shaft (mengunci). Sehingga transmisi macet. 
Seharusnya sebelum terjadi kerusakan transmisi yang extrim seperti ini, pengemudi dapat merasakan adanya kelainan, seperti suara kasar, jalan tersendat dan susah masuk gigi.

Untuk mencegah kerusakan seperti ini terjadi lakukan penggantian oli transmisi secara teratur setiap 20.000 Km atau sesuai buku manual kendaraan. Periksa adanya kebocoran yang sering terjadi pada seal transmisi belakang, dan atasi dengan segera.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kerusakan Extrim Transmisi"