Tips Memilih Spare Part Non Genuine

Berbagai ragam spare part non genuine beredar di pasaran. Berbagai merk/brand, country maker, kualitas dan lain sebagainya. Sehingga di kenal istilah KW1, KW2 dan seterusnya. Meskipun tidak SNI produk-produk non genuine ini beredar di pasaran. Customerpun membeli dengan pertimbangan harga, tanpa mempertimbangkan kualitas barang dan utamanya adalah........KESELAMATAN.




Kami sebagai pihak bengkel selalu menyarankan para pelanggan untuk menggunakan spare part yang berkualitas meskipun non genuine part, namun ada kalanya pelanggan hanya melihat dari sisi harga saat itu, tidak melihat jangka panjang (usia pakai part). Padahal jika dibanding dengan part genuine bisa jadi part non genuine lebih mahal jatuhnya. Bagai mana bisa  ??? .......
Kita perhitungkan usia pakai part genuine misalkan 1 tahun atau 50.000Km, sedangkan part non genuine KW1 misalnya memiliki daya tahan setengah dari part genuine. Jika harga antara part genuine dan KW1 hanya selisih 30% lebih murah , tentunya pembeli sendiri yang rugi, belum lagi perhitungan biaya bengkel, kerugian waktu, dan lain sebagainya.

Untuk itu kami Aditya Motor, menyarankan kepada anda pemilik kendaraan, jika harus mengganti spare part maka pertimbangkan hal-hal dibawah ini :
  • Apakah berhubungan dengan Savety Factor? Komponen yang berhubungan dengan factor keselamatan, seperti bagian Rem yang tidak bisa dibuat main-main. Silahkan google berapa tingkat kecelakaan yang disebabkan karena disfungsi dari sistem rem. Jangan gadaikan keselamatan anda hanya karena harga part non genuine yang murah.
  • Apakah part yang diganti mempengaruhi kinerja part yang lain atau tidak. (lihat note's 2)
  • Lama proses pekerjaan di bengkel dan biayanya. Untuk bagian-bagian tertentu yang membutuhkan waktu lama dalam pengerjaannya dan tentu juga biayanya besar, maka pilihlah part yang berkualitas, kecuali jika anda memiliki mobil lebih dari satu.
  • Anda boleh menggunakan spare part kualitas rendah untuk bagian-bagian yang tidak terlalu penting dalam hubungannya dengan fungsi kendaraan anda.
  • Pilihlah non genuine part dengan label SNI
Note's :
  1. Belum lama ini kami mendapatkan pelajaran berharga dari hal diatas. Ada pelanggan kami dengan mobil Avanzanya mengeluh tentang macetnya rem depan, setelah kami periksa, ternyata seal caliper sudah waktunya diganti, kemudian pelanggan kami membeli caliper kit, kurang beruntung karena di toko yang ada hanya non genuine part. Apa adanya kami pasang. Esok hari beliau datang kembali, ternyata seal caliper yang kami ganti bocor, sehingga minyak rem keluar dari caliper. Masih beruntung karena tidak mengalami gagal rem (Rem blong). dan setelah kami amati, ternyata kualitas seal caliper tersebut sangat buruk.........that's why we post............
  2. Pernah seorang sopir canvas dengan L300 nya mogok, setelah kami periksa timing belt putus, dan mengakibatkan komponen valve rusak. Untung tidak sampai valve bengkok atau piston jebol. Pengemudi tersebut melaporkan bahwa belum lama mengganti timing beltnya, Kemudian kami bandingkan timing belt yang putus dengan timing belt yang genuine. Memang harganya 50% lebih murah non genuine tentunya, tapi jika sampai terjadi kerusakan pada part's yang lain, maka jatuhnya lebih mahal.  ............don't take the risk...................


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Memilih Spare Part Non Genuine"